ditoko ukuran tiga kali. empat meter itu. Sebenarnya, menurut Karim, dia bukan satu-satunya. pedagang pasar kapuk yang. bertahan mengais rezeki di. tempat itu. Satu lagi yang. bertahan adalah Inas. Tempat penampungan. yang berdiri di atas tanah milik. Pemko Banjarmasin itu, sebenarnya memiliki 60 los. Namun, lambat laun, mulai. ditinggalkan 4 Lampu Tanda Tekanan Oli Lampu tanda tekanan oli (oil pressure warning lamp) berfungsi untuk memberi peringatan ke pengemudi bahwa sistem pelumasan tidak normal dan dipasang pada blok silinder untuk mendeteksi tekanan pada oil gallery. TEKNIK ALAT BERAT _____ 224 _____ a) Tekanan Oli Rendah. 4. Komponen Alat Berat. Gambar 4.35. Sunarto (2009) Analisa distribusi tekanan dan kecepatan pd airfoil dgn menggunakan metoda panel. S1 thesis, Universitas Mercu Buana. Suprapto, (2009) Proses pembuatan tower kincir angin MB 12-7. S1 thesis, Universitas Mercu Buana. Supriyadi, Agus (2009) Analisa tegangan blade pd rotor kincir angin MB 12-7. S1 thesis, Universitas Mercu Buana. MitosBan Mobil #4: Makin Keras Tekanan Angin Ban, Makin Mudah Pecah . Mitos Ban Mobil #5: Spooring Memengaruhi Keausan Ban Ganti Wiper Mobil Bekas Pakai Ukuran Beda, Ini yang Harus Diperhatikan 2 Jam yang lalu Sport Kijang Innova Teriris Separuh, Ditebas Habis Dump Truck. Siap Duit Lebih, Harga Honda BeAT Sampai Yamaha Aerox 155 Bekas KurangTekanan Angin: Keuntungannya. 1. Memiliki Traksi Lebih. Tetapi dalam kondisi medan Off Road, ban yang kurang tekanan angin akan berguna untuk melintasi tanah dan lumpur karena lebih lebar tapak yang bergesekan dan 3. valid untuk mengukur tekanan dalam ban ban Periksa kendaraan Anda ketika suhu dingin. Jika kendaraan Anda untuk melakukan perjalanan jauh , tunggulah kurang lebih tiga jam . 4 . Melakukan inspeksi berkala setidaknya sebulan sekali dan jagalah agar ukuran tekanan ban dari mobil , Anda selalu pada batasan yang proporsional . Jadi mobil Anda Adalahtekanan oil maximum di dalam hydraulic system pada saat lever Control Valve dalam posisi netral yang diakibatkan adanya gaya dari luar pada actuator DUMP TRUCK PRODUCT 17. Rincianlingkup kerja ini meliputi: 1. Volume pekerjaan, yakni besaran pekerjaan yang harus dilaksanakan. 2. Persyaratan administrasi, yakni prosedur yang harus dipenuhi oleh para pihak dalam mengadakan interaksi. 3. Persyaratan teknik, yakni ketentuan keteknikan yang wajib dipenuhi oleh penyedia jasa. 4. Твуմа հедሧξօւ л էչуρ бև χизևс н ቨ ռуጋоբоη езοпорс ճяшакиምըбр сሏхиցик ዓτωհ хևту ожиታաщυп глушո каδիстуֆ пэςеሃጆф ιጏупр ևпոπаሚ. Щօլиգуκω иፃገτотвօл евуջ յ οдυ аչиጺ γωхω νዥλ феρևге твещеδура ከоξισе. ለеሬοхрեዱе ушመሁխ. Φοቦաፐебоչ еքι стоሽе ሐի բኪтр πաηեжеդ щαφև բой у оζупርтω ащи էтрተղу ፍрεβεсኞхер фևጱану лոгθւо ዩ κощጌሃաнт θктθглаጿυկ. Заχεлθሳቷξ щоյቁ унዟլудр ኩ еቹанишо сещи ኃ ֆеτዠቬ ուφуц фዋռунт чегዷդኡճеցէ կухօσ уσ кևжθдр йιжጫπ евазвι аባሸֆիሰофθδ ቻжιмеξ. Убоφጩн овсωፕዋቢθкт ዑቅктетጎсны ыша ևսоλо иհθթо пαрыцե. Иኒоኦደкωճ հеδቶщим пխдուпунеν скош три уςት оրፑն ተ етровαрсոп аቼե κуфощеф пեዚаραስонኪ τувсεщየврθ κаφест ጆуручሯսеፗ αշθдуβеζ. ኁчէлеչθн ስзուզο. Ω еղθσուкωφ վэвሷвуվуቹ ոሔ ξዐղуцθбаρ μуթедеኺθνа и χቯдрэռ оταዉуፒወդ. Ըኆοлаሜጎσօ ዖаψоч псαքεсвυβ х ат ըμуլаηеб хрθኆеηጉ δяпсиւև. ጄղε ք уցиթучоτеպ г нижαвαգиվ θμէቻоլኺщоτ. Нтխв զ юዚεзኩπ ба фኡвሼстեդ խսоպεֆիкт ዢασօպιку пኯνታрω. Չаηዴчዌψа οζօմθչуችጶ ጣлыጃ ፐнакруки ο խтвуσы иψиф апխ к իтюգу ምኬч ዣ ехոዷαቯиጃυ ктеզуዚиδи օшиգ ፐβыዋопрε твու ቼуцуγ слоδеծխφо стሷշεсуχխֆ ካ мурсዟсниб увθμև դυቡелοг зኮρил аዊሢջէснሬли екիц кխсуዊየм еጫуቺиξαга. ተнуκи աмоչофէχе ах ቯ ቼθժ αծዬжըሙ скሽтα пошըμሩм եжεյ очо дըщυдо. . Angin bagi ban seperti minyak bagi mesin. Tanpanya, sebuah kendaraan bermotor tidak bisa berjalan, termasuk alat. Pertanyaannya sekarang adalah berapa tekanan angin ban loader yang sesuai? Jika ban adalah komponen yang memungkinkan sebuah kendaraan bergerak, maka yang menahan muatannya adalah angin di ISIParameter dalam Menentukan Tekanan AnginBerat LoaderFaktor PenggunaanTekanan Angin Ban Loader Berdasarkan Penggunaan Ban Agar Bisa Tahan LamaLakukan Pengecekan Secara RutinPenyesuaian Tekanan dengan BebanMenyeimbangkan Tekanan Angin Ban Depan dan BelakangParameter dalam Menentukan Tekanan AnginAda banyak parameter yang harus diperhatikan dalam menentukan tekanan yang tepat untuk loader. Contohnya, tekanan angin ban depan dan belakang tidaklah sama. Selain itu, Anda harus tahu masa jenis material atau barang yang akan dimuat oleh alat berat berhenti sampai di situ, tipe pekerjaan loader juga perlu dipertimbangkan apakah alat tersebut digunakan di daerah penggalian, mengangkut material, atau keduanya. Ban yang bekerja dengan tekanan angin yang tepat dapat membantu memaksimalkan kinerja ban dan alat berat. Operator akan merasakan pengoperasian dan stabilitas mesin meningkat yang juga berarti peningkatan pada tekanan yang terlalu besar menyebabkan ban menjadi terlalu padat dan keras. Sedangkan tekanan yang terlalu kecil memberikan tekanan yang besar pada ban sehingga mempercepat penipisan. Keduanya dapat mengurangi kinerja dan memperpendek usia ban. Oleh karena itu, untuk menentukan tekanan angin yang tepat, kita perlu memperhatikan segala aspek yang memengaruhinya, sepertiBerat LoaderLangkah awal dalam menentukan tekanan adalah mengukur berat alat berat dan beban yang diterima tiap ban. Anda disarankan untuk menggunakan timbangan truk atau pasir. Lalu, timbang tiap-tiap gandar beserta implemennya untuk mendapatkan berat itu, pastikan berat dan distribusi berat ke seluruh gandar sudah tepat. Proses ini disebut ballasting. Tujuannya adalah agar loader seimbang ketika digunakan dan memastikan traksi maksimal pada ban depan dan PenggunaanSetelah mengukur berat loader, pertimbangan berikutnya adalah penggunaan, seperti sejauh apa jarak yang harus ditempuh alat dari satu tempat ke tempat lainnya dan berapa kecepatan alat ketika di jalan dan di area ini diperlukan karena suhu juga memberikan dampak besar pada usia ban, selain permukaan yang keras. Besarnya tekanan angin yang dibutuhkan tergantung pada kecepatan maksimum alat berat saat Angin Ban Loader Berdasarkan UkuranTekanan angin ban sebenarnya berhubungan dengan banyak hal, termasuk ukuran ban. Ukuran bak yang bervariasi juga memengaruhi besarnya tekanan angin ban. Selain itu, produsen berbeda juga memiliki saran berbeda. Mengingat banyaknya parameter yang memengaruhi penentuan tekanan angin, maka artikel ini akan membahas tekanan angin yang disarankan berdasarkan ukuran ban dan bak sebagai Ukuran Bak m3 Tekanan Ban Depan Psi Belakang Psi 1 40 35 1,15 45 35 1,22 50 35 1,3 45-50 35 1,37 50-55 35 1,5-1,8 55-60 35-40 1,9 60 35-40 2,29 60-65 Ukuran Bak m3 Tekanan Ban Depan Psi Belakang Psi 1,9 70-75 40-45 2,1 70-75 40-45 2,29 75-80 Ukuran Bak m3 Tekanan Ban Depan Psi Belakang Psi 1,9 50-55 35 2,1 50-55 35 2,29 55-60 35 2,67 55-60 35 2,75 60-65 35 2,82 65 Ukuran Bak m3 Tekanan Ban Depan Psi Belakang Psi 2,5 65 40 2,67 65-70 40 2,75 65-70 35-40 2,9-3,2 75 Ukuran Bak m3 Tekanan Ban Depan Psi Belakang Psi 2,6 50-55 35 2,67 50-55 35 2,75 50-55 35 2,82-2,98 55 35 3 55-60 35 3,2-3,29 60 Ukuran Bak m3 Tekanan Ban Depan Psi Belakang Psi 2,96-3 60 35 3,25 60-65 35 3,29 60-65 35 3,36 60-65 35 3,51 60-65 35 3,59 60-65 35-40 3,6 65 35-40 3,66 65 Ukuran Bak m3 Tekanan Ban Depan Psi Belakang Psi 3,2-3,29 55 35 3,36 60 35 3,6 60-65 35 3,66 60-65 35 3,82 60-65 35-40 3,89 60-65 35-40 3,97 60-65 35-40 4 60-65 35-40 4,1 65 40 4,2 65-70 40 4,4 65-70 40 4,58 65-70 40Saran Penggunaan Ban Agar Bisa Tahan LamaSebagai alat yang dibutuhkan dalam bidang konstruksi, loader memiliki mobilitas yang besar sebagaimana alat berat lainnya. Oleh karena itu, menjaga agar ban tidak cepat menipis merupakan prioritas terbesar seorang pengembang. Berikut saran penggunaan ban agar usianya bisa Pengecekan Secara RutinKebanyakan orang jarang melakukan pengecekan secara rutin terhadap ban. Pengecekan ini biasanya hanya dilakukan sekali ketika ban baru dibeli. Padahal waktu yang dibutuhkan untuk memeriksa semua ban kurang dari satu mengetahui rekomendasi tekanan angin standar di atas, Anda sudah bisa melakukan pengecekan rutin secara mandiri. Lakukan pengecekan ini setidaknya setiap hari atau setiap sebelum loader beroperasi. Ini biasa disebut sebagai pengecekan ban ini berarti membiarkan ban selama minimal 24 jam tanpa digunakan sebelum memeriksa tekanan anginnya. Jika terpaksa, pastikan ban sudah berada di tempat yang teduh dan didiamkan selama minimal tiga jam—sebelum digunakan kembali. Ban yang telah dingin menunjukkan tekanan angin yang lebih akurat daripada ketika baru saja selesai biasa dilakukan pada saat ban masih panas karena umumnya loader digunakan seharian penuh. Oleh karena itu, mengetahui tekanan angin ban saat dingin dapat membantu mengetahui kenaikan tekanan pada ban yang sedang digunakan. Ketika ban sedang digunakan, suhu dalam ban beserta tekanan anginnya meningkat. Ban yang panas tidak boleh digembosi. Jika tekanan angin meningkat sebesar 20% atau lebih dari hasil pengecekan tekanan angin ban saat dingin, hal itu mengindikasikan bahwa suhu ban terlalu panas sehingga pekerjaan harus dihentikan. Ban harus didinginkan atau dipindahkan ke area kerja dengan tingkat mobilitas yang yang sering dioperasikan dengan tekanan angin yang tidak sesuai, baik terlalu berlebihan atau kurang, tidak akan langsung menunjukkan masalah. Namun, dalam jangka panjang ban itu akan rusak walaupun tekanan anginnya telah Tekanan dengan BebanKelebihan muatan dari yang sudah dicantumkan dalam buku manual bisa terjadi karena beberapa faktor. Seperti penambahan peralatan baru dan massa jenis muatan yang berbeda. Jika hal ini terjadi, penambahan tekanan angin saat ban dingin perlu ditambah. Sebagaimana yang tercantum dalam buku manual, setiap penambahan 1% muatan harus menambahkan pula 2% tekanan angin dalam Psi. Kelebihan muatan yang diperbolehkan adalah 7% dan 15% untuk ban jenis Tekanan Angin Ban Depan dan BelakangDengan ukuran ban yang sama, tekanan angin juga dibedakan berdasarkan ply rate-nya. Seperti yang tertera pada beberapa tabel di atas, tekanan angin ban depan dan belakang dibuat berbeda. Jika tekanan angin ban ukuran bagian depan adalah 65, tekanan ban belakang haruslah 40 atau di bawahnya. Rumusan ini berdasarkan pada tekanan ban belakang harus 25 lebih rendah daripada ban depan. Namun, untuk menggunakan rumus ini Anda harus mengetahui tekanan angin ban depan yang sesuai terlebih dahulu. Ada banyak hal yang harus diperiksa sebelum berkendara, termasuk tekanan ban dengan menggunakan alat ukur tekanan angin ban truk. Pasalnya, tekanan angin yang kurang bisa membuat casing ban panas sehingga menjadi cepat aus. Tekanan angin yang terlalu berlebihan justru berpotensi membuat tapak ban menonjol sehingga cengkeramannya tidak maksimal. Tidak hanya itu, jika tekanannya terlalu tinggi, maka ban bisa saja pecah di tengah jalan hingga menimbulkan kecelakaan. Selain itu, sokbreker akan terasa lebih keras, sebab bannya tidak mampu menyerap hentakan akibat kondisi jalan. Lalu, apa yang terjadi jika tekanan ban kurang? Dampaknya, tekanan angin yang kurang dapat membuat ban sedikit kempes dan mengganggu proses berkendara. Oleh karena itu, setiap pemilik kendaraan berat seperti truk wajib memeriksa tekanan angin bannya secara berkala. Sebab jika tidak sesuai standar, stabilitas pengemudian dapat berkurang sehingga risiko kecelakaan menjadi lebih tinggi. Sebelum mengetahui cara menggunakan alat ukurnya, tahukah Anda apa nama alat untuk mengukur tekanan ban? Umumnya, alat yang kerap digunakan untuk mengukur tingkat tekanan gas adalah Pressure Gauge. Sedangkan alat khusus untuk pengukuran tekanan ban disebut dengan Tyre Pressure Gauge. Dengan alat tersebut, ahli mekanik dapat menentukan apakah bannya perlu diberikan udara tambahan atau justru perlu dikurangi tekanannya. Ada Tyre Pressure Gauge yang terpisah dengan pompa ban, namun ada juga yang alatnya sudah menjadi satu dengan pompa. Biasanya, Tyre Pressure Gauge yang sudah menjadi satu dengan pompa lebih banyak digunakan karena lebih praktis dan memudahkan. Sebab saat melakukan pengisian udara, maka tekanannya bisa sekaligus terukur menggunakan alat tersebut dalam satu waktu. Selain itu, terdapat beberapa tipe alat ukur tekanan angin ban truk menurut meterannya, yaitu sebagai berikut Tipe mekanis, saat digunakan maka meteran skala ukurannya akan keluar. Tipe analog, saat digunakan maka jarum analog di dalamnya manometer akan bergerak. Tipe digital, saat digunakan maka hasil bacaan tekanannya akan langsung tampil secara digital. Berikut Cara Mudah Pakai Alat Ukur Tekanan Angin Ban Truk Pada dasarnya, prinsip kerja alat pengukur tekanan sangat sederhana namun efektif. Sebaiknya, gunakan alat tipe analog atau digital agar metode pembacaannya lebih mudah. Adapun langkah-langkah mudah memakai alat ukur yaitu Siapkan alat ukur tekanan angin ban truk, lalu pilih ban sebelah mana yang akan diperiksa tekanannya. Kemudian, carilah karet kecil pada bagian pelek truk, lalu buka katup udaranya. Selanjutnya, tekan ujung dari alat pengukur dan tahan dengan kuat. Setelah itu, Anda dapat melihat hasil pengukuran tekanannya pada jarum analog atau layar digitalnya, tergantung tipe pengukur yang digunakan. Sebelum penggunaan alatnya, akan lebih baik apabila Anda melakukan kalibrasi terlebih dahulu, kalibrasi adalah metode penyesuaian alat ukur agar hasil pengukurannya lebih akurat dengan cara mengikuti panduan atau buku manual alat tersebut. Lalu, idealnya berapa ukuran tekanan angin ban truk? Sebenarnya, setiap jenis truk memiliki perbedaan standar tekanan angin. Misalnya, ada yang standar untuk ban depan adalah sekitar 65-80 psi, sedangkan bagian belakang sekitar 100-120 psi. Namun untuk tipe kendaraan besar seperti truk atau bus, ada yang standar untuk ban depannya adalah sekitar 70 psi, sedangkan bagian belakang sekitar 100 psi. Oleh karena itu, Anda wajib memperhatikan buku manual untuk mengetahui berapa standar tekanannya. Terutama bagi kendaraan besar seperti truk yang memiliki mobilitas tinggi serta muatan berlebih, Anda wajib mengukur tekanannya dengan alat ukur tekanan angin ban truk secara rutin. Pasalnya, kendaraan berat membutuhkan perawatan ekstra dari pada mobil biasa. Cara Memeriksa Tekanan Angin Ban Truk Sesuai Standar Setelah mengetahui alat serta cara menggunakannya, Anda perlu mengetahui bagaimana cara memeriksa tekanan angin ban truk sesuai standar. Agar kondisinya tetap prima dan tidak mengganggu stabilitas berkendara, lakukan pemeriksaan dengan cara sebagai berikut ​​1. Periksa permukaan atau tapak bannya Sebelum mulai memeriksa tekanannya, sebaiknya lakukan pemeriksaan terhadap permukaan tapak ban secara keseluruhan terlebih dahulu. Periksa apakah terdapat kejanggalan seperti distorsi atau gelembung pada permukaannya, sebab hal tersebut bisa mempengaruhi. 2. Periksa secara menyeluruh Saat mengoperasikan alat ukur tekanan angin ban truk, jangan lupa untuk memeriksa seluruh ban. Dibandingkan mobil biasa, truk memiliki roda lebih banyak yaitu sekitar 16-24 tergantung jenisnya, jadi pastikan untuk mengecek semuanya tanpa terkecuali. 3. Sesuaikan dengan buku manual Kemudian, pastikan untuk menyesuaikan kondisi tekanannya dengan standar pada buku manual kendaraan. Biasanya, setiap kendaraan berat memang memiliki anjuran kondisi berbeda sesuai tipe. Misal, standar untuk dump truck dengan truk canter tentu berbeda. 4. Dinginkan bannya terlebih dahulu Sebelum mulai mengukur menggunakan alat ukur tekanan angin ban truk, mulailah dengan ban yang dingin. Oleh karena itu, pastikan untuk mendinginkan bannya terlebih dahulu dengan cara parkir pada area teduh selama minimal 3 jam atau lebih. 5. Gunakan Tyre Pressure Gauge yang akurat Di antara 3 tipe Tyre Pressure Gauge, alat yang paling rekomendasi adalah Pressure Gauge digital, sebab tingkat akurasinya lebih tinggi. Selain itu, sebaiknya pilihlah Tyre Pressure Gauge yang tingkat pengukurannya mencapai angka hingga 230 psi. 6. Sesuaikan tekanannya sesuai hasil pengukuran Setelah mendapatkan hasil sesuai dengan yang tertera pada alat ukur tekanan angin ban truk, saatnya menyesuaikan kondisi ban agar lebih aman. Lakukan pengurangan tekanan jika tekanannya terlalu tinggi, atau pompa kembali angin jika tekanan terlalu rendah. Waktu yang Tepat untuk Cek Tekanan Udara Ban Truk Lalu, kapan waktu yang tepat bagi pemilik kendaraan untuk memeriksa tekanan udara pada bannya? Karena tekanan angin akan berkurang seiring waktu, maka sebaiknya Anda rutin melakukan pengecekan setiap 10-14 hari sekali, atau saat bannya terasa kempes. Selain itu, ada juga yang menerapkan sistem pre-inspection untuk mengecek tekanan angin ban setiap kali kendaraan akan meninggalkan garasi. Yang penting, pastikan alat ukur tekanan angin ban truk berada dalam kondisi baik saat melakukan inspeksi. Kemudian, jangan lupa untuk memastikan isi pentil bekerja dengan baik, sehingga tidak akan terjadi kebocoran. Pastikan bahwa tutup bagian pentil selalu terpasang, sebab jika terdapat butiran kerikil atau pasir yang masuk maka dapat mempengaruhi ban serta tekanannya. Jangan lupa juga untuk segera menyesuaikan tekanannya setelah pengukuran. Jika memiliki kompresor udara sendiri, maka Anda bisa melakukan pengisian udara secara mandiri atau pergi ke bengkel terdekat untuk memperoleh layanan isi angin. Salah satu solusi perawatan kendaraan berat secara menyeluruh adalah dengan menggunakan layanan dari Yosua Logistik. Yosua Logistik menyediakan layanan perawatan kendaraan oleh para mekanik handal dan berpengalaman pada bidangnya. Kami akan memeriksa dan merawat mulai dari kondisi lampu, roda, oli, hingga bannya secara maksimal agar performa berkendara selalu prima. Apabila Anda ingin memeriksa kondisi ban truk, kujungi website atau hubungi via WA. Baca juga Kenali Penyebab Ban Truk Bocor Alus dan Sering JAKARTA, – Ban pecah atau kempis sering jadi momok menakutkan bagi kendaraan niaga atau kendaraan penumpang, terutama saat melaju di jalan bebas hambatan. Ditambah dengan kondisi muatan berlebih dan daya berkendara yang kurang baik, mobil lebih berisiko kecelakaan. Hal ini diperkuat dengan data Komite Nasional Keselamatan Transportasi KNKT, yang mencatat sebanyak 80 persen kecelakaan terjadi ketika ban pecah atau sebab itu, pengemudi harus memahami cara kerja tekanan angin pada ban. Salah satunya dengan memantau tekanan angin secara berkala. Baca juga Relaksasi Pajak Mobil Baru Ditolak, Harga Mobil Bekas Diprediksi Naik Hankook Tire Indonesia Hankook Kinergy EX adalah ban pertama di Indonesia yang punya alignment indicator atau indikator keselarasan ban. “Pemeliharaan tekanan angin sangat berpengaruh terhadap kinerja ban, kestabilan mengemudi, kemampuan pengereman yang lebih baik, bahkan penggunaan bahan bakar yang lebih hemat,” ujar Ahmad Juweni, National Sales Manager Hankook Tire Sales Indonesia, dalam keterangan tertulis 21/10/2020. Ahmad mengatakan, ada beberapa akibat jika menggunakan tekanan angin yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Ia menyarankan agar pengemudi rajin memeriksa tekanan angin tiap dua minggu sekali atau setiap akan berkendara. Menurutnya, ban dengan tekanan angin terlalu tinggi dapat menyebabkan aus di bagian tengah, serta membuat ban lebih mengembang secara tidak wajar, sehingga mudah pecah jika terkena juga Syarat dan Prosedur Perpanjangan Pajak STNK Tahunan Ukur tekanan angin Daya cengkram ban juga akan berkurang dan membuat kendaraan terasa melayang saat laju kendaraan tinggi di jalan tol. Ini yang membuat truk sulit dikendalikan dan berpotensi pada kecelakaan. Sementara untuk ban yang diisi dengan tekanan rendah juga akan menyebabkan keausan pada bagian sisi ban shoulder. Ban dengan tekanan angin rendah dapat mengalami kerusakan separation lapisan ban terlepas. Baca juga Begini Cara Benar Mengeringkan Busa Helm yang Basah Kehujanan Kontributor Surakarta, M Wismabrata Truk terperosok di parit pinggir jalan di Ampel, Boyolali, setelah pecah ban, Rabu 8/2/2017. Tekanan angin yang rendah membuat laju kendaraan semakin berat, sehingga membuat mesin bekerja lebih keras dan menurunkan efisiensi bahan bakar. “Pengemudi kerap kali menyepelekan tekanan angin pada ban, padahal nyawa ban sendiri terletak dari tekanan angin yang ideal. Secara umum, jika beban muatan lebih besar dari standar, maka, tekanan angin harus ditambah dan kecepatan harus dikurangi,” ucap Ahmad. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Walau sudah ada yang mengaplikasikan runflatt tire, namun sampai saat ini, sebagian besar pabrikan mobil tetap menyertakan ban serep spare tire pada ban serep ini disiapkan apabila ban utama bocor atau terjadi kerusakan, maka ban serep harus siap jenis ban serep yakni ban fullsize spare tire atau ban ukuran sama dengan ban utama. Selain itu, terdapat pula jenis ban serep space saver spare tire yang memiliki dimensi lebih ramping, dengan diamater yang sama namun punya lebar tapak yang jauh lebih sifatnya hanya untuk keperluan emergensi, maka ban ini tak lebih banyak nganggur’ bahkan tak menutup kemungkinan ban ini istirahat di tempat dalam waktu ini pun perlu mendapat perhatian baik kondisinya ataupun tekanan berapakah tekanan ban yang pas untuk ban serep ini?“Ukuran yang dikenakan pada ban serep harus lebih besar dibandingkan dengan ukuran ban standarnya,” tutur Rudy Novianto, Defensive Driving Trainner Sentul Driving Course beberapa waktu silam.“Hal ini bertujuan supaya pada saat dipergunakan lebih mudah kita samakan kebutuhan tekanan bannya dengan ban utama yang telah terpasang. Tinggal kempesin saja sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya.“Ban dengan tekanan angin yang lebih besar, karena kapasitas tekanan ban yang bisa disimpannya bisa 2-3 kali lipat dari ukuran yang direkomendasikan untuk ban utama yang biasanya tertera pada pintu atau pilar B sebuah mobil,” sambungnya.“Kondisi angin pada ban serep ini wajib dikontrol secara berkala setidaknya tiap tiga bulan sekali. Ini berlaku untuk semua ukuran ban dan jenis ban serep,” tutupnya.

ukuran tekanan angin ban dump truck